Perbedaan
Kita saudara tetapi kita
berbeda, agama yang membedakan kita. Walaupun begitu kita tetap menghargai satu
sama lain. Sejak mama ku menikah dengan papa ku, mama menjadi seorang mualaf,
tanpa sepengetahuan orang tua dari mama ku. Sejak umur 2 tahun, aku jauh dari
orang tuaku, aku tinggal bersama oma, karna mama dan papa sibuk kerja. Setiap
hari minggu aku selalu diajak ke gereja sama oma, setiap minggu juga aku ikut
sekolah minggu. Segala kegiatan anak-anak yang ada di gereja aku selalu ikut. Dan
saat aku mulai beranjak ke sekolah TK aku tinggal sama mama dan papa, setiap
sore disana aku selalu mengaji, waktunya sholat aku sholat, walaupun belum
benar. Tetapi tidak lama, saat aku naik ke TK B aku pindah lagi, aku tinggal
bersama oma lagi. Dan setiap minggu aku dan oma selalu berangkat ke gereja.
Hari itu mama menginap
dirumah oma, kebetulan hari itu hari minggu, aku dan oma mengajak mama pergi ke
gereja, tetapi mama tidak mau, mulai dari situ oma curiga. Oma bertanya sama
aku, “mama kalau dirumah sholat gak? Mama suka ngaji gak?”. Aku langsung
menjawab “iya, mama kalo dirumah suka sholat, suka ngaji”. Mulai dari situ oma
marah besar sama mama, selama 2 bulan Oma gak mau ngobrol sama mama. Tetapi,
semua berjalan seiring waktu, Oma mulai menerima semuanya, karna semuanya sudah
terjadi, mau diapakan lagi, semua sudah terlanjur.
Saat aku duduk di bangku
SD, aku sudah tidak boleh lagi ikut oma ku ke gereja, setiap aku menginap di
rumah oma, oma selalu mengajak ku ke gereja, tetapi mama melarang ku. Lalu,
mama bertanya, “sebenernya agama kamu islam atau katolik?”. Aku diam beberapa
menit, dan aku langsung menjawab “Islam”. Mama meyakinkan ku, “kalau Islam kok
hafal doa Salam Maria? Coba baca doa Al-Fatihah”. Aku langsung membaca surat
Al-Fatihah dari awal sampai akhir.
Orang-orang selalu
mengira aku adalah Non Muslim, karna namaku Natasya, yang artinya anak
perempuan yang lahir pada hari Natal.
Tetapi itu semua tidak
menjadi penghalang buat keluargaku. Kita tetap sering berkumpul bersama, walau
keyakinan kita berbeda. Kita tetap saling menghargai satu sama lain. Aku cinta
dengan keluargaku, dan tidak pernah mebeda-bedakan satu sama lain.
Natasya Puspa Ayu Palupi
SMK
Daya Utama Bekasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar